Investasi bagi Mahasiswa untuk Pengalaman Berbisnis saat Kuliah

Bagi muda-mudi yang sedang mengenyam pendidikan di perguruan tinggi, hasrat untuk berinovasi dan membuat perubahan, baik dalam kehidupannya sendiri maupun lingkungannya, sangatlah besar. Selain itu, di tengah besaran biaya kuliah yang harus dikeluarkan setiap bulan atau semesternya, sering kali ide-ide kreatif untuk membuat bisnis kecil-kecilan yang bisa jadi pemasukan tambahan saat kuliah juga muncul. Hal ini bukanlah hasrat yang buruk untuk dilanjutkan, karena siapa sih yang tidak ingin mengikuti jejak Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, yang sukses memuluskan “proyek coba-coba” jadi sumber pemasukan besar yang utama?

Mark Zuckerberg awalnya menciptakan Facebook sebagai media pertemanan internal kampusnya, Harvard University, namun berhasil berkembang menjadi perusahan senilai 526 juta dolar.
Sumber: Wallpapercave.com

Tak dinyana, praktik “iseng-iseng berhadiah” ini juga bisa jadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengasah keterampilan usaha, lho! Misalnya, kecakapanmu dalam melihat peluang pasar, mengerucutkan segmentasi pelanggan, hingga kemampuan promosi dan negosiasi. Barangkali nanti, setelah modalmu cukup, dengan bekal keterampilan yang “telanjur” terasah ini, bukan mustahil kamu bisa benar-benar sukses menjalankan bisnis yang berkembang pesat!

Tapi, sebentar, mari berpikir lebih realistis. Jika memang semudah itu langkah-langkahnya, harusnya bisnis startup unicorn buatan mahasiswa atau freshgraduate sudah seabrek di Indonesia, bukan? Kenyataannya, banyak juga mahasiswa yang mencoba memulai berbisnis dari bangku kuliah ini tidak mendapatkan apa pun dari investasinya tersebut, baik pengalaman maupun keuntungan finansial. Jadi, sebenarnya investasi seperti apa yang perlu diambil untuk menjadi mahasiswa mapan saat kuliah? Berikut daftarnya.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *