Apakah satu persatu teman Anda sudah naik ke pelaminan, disaat Anda sendiri bahkan belum mendapatkan pasangan? Turut berbahagia sekaligus iri dan khawatir pada keadaan diri sendiri. Tiga langkah di bawah ini mungkin bisa jadi alasan tepat untuk berdamai dengan hati. No man, no cry!
1. Terimalah, rasa iri itu normal
Anda iri? Sudah pasti. Rasa iri atau cemburu alami terjadi pada manusia ketika melihat manusia lain menjalani hidup lebih baik darinya. Tetapi akar dari rasa iri dan cemburu itu adalah ketakutan. Jadi tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya Anda takutkan. Takut kehilangan teman, atau pola pertemanan kalian menjadi berubah. Apapun alasannya jadikan itu latar belakang kuat untuk memperkuat pertemanan kalian, bukan jadi perusak.
2. Dilarang mengasihani diri
Perasaan seperti ini hanya akan membuat Anda semakin terjebak dalam keraguan terhadap diri sendiri. Ini membuat Anda menjadi tidak percaya diri, dan berharap hal negatif terjadi pada teman Anda. Jadi bangkit dan jangan pernah mau mengasihani diri sendiri.
3. Jujur pada diri sendiri
Jujur pada diri sendiri, sehingga tidak perlu buru-buru memaksa untuk mendapatkan pasangan. Bila Anda memang masih ingin sendiri dan fokus pada pekerjaan, tidak mengapa. Pusatkan pikiran pada apa yang Anda miliki sekarang, bukan yang tidak Anda miliki.
4. Akui perasaan sebenarnya
Jika memang Anda iri pada sahabat Anda yang akan menikah, dan perasaan sudah mengganggu Anda akui saja. Ajak sahabat bicara dari hati ke hati. Katakan padanya perasaan Anda. Ini akan membuatnya mengerti posisi Anda.(CF)
(sumber gambar: sheknows)
Redaksi: redaksi[at]esensi.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: ads[at]esensi.co.id
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: ads[at]esensi.co.id