Memerangi si Penggosip di Tempat Kerja

gosip

Meski Anda baru saja diterima bekerja di sebuah perusahaan, Anda tak akan bisa terhindar dari gosip. Setiap orang suka saling membicarakan rekan kerjanya, meski dalam satu team work sekalipun. Hampir 64% dari kolega kerja pernah digosipkan.

Apakah itu gosip? Gosip adalah pembicaraan yang mengandung celaan atau merendahkan tentang seseorang, saat ia tidak ada. Lalu, mengapakah kita sering bergosip? Ada sejumlah alasannya.

Salah satu alasanya adalah untuk balas dendam; Anda ingin merusak atau merugikan seseorang yang pernah menghina atau menyakiti perasaan Anda di depan banyak orang. Anda tak cukup berani untuk berbicara atau menegur orang tersebut secara terbuka pada, dan memilih untuk menggosipkannya.

Kadang-kadang orang bergosip dengan alasan ingin menjalin kedekatan dengan kelompok gaul tertentu. Sudah sejak lama diketahui bahwa  kedekatan dua pihak bisa terjalin karena masing-masing memiliki musuh yang sama.

Seringkali orang bergosip dengan tujuan untuk  merendahkan orang lain dan sesaat merasa lebih hebat dari orang tersebut, serta menguatkan otoritas serta harga dirinya.

Bagaimana menangkal gossip di kantor?

Saat gosip mulai menyebar di lingkungan kerja, siapapun seharusnya bisa menghentikannya. Lebih baik untuk segera menghentikannya di saat awal, dimana belum banyak orang yang terlibat dalam penyebaran gosip tersebut.

Anda ingin menangkal gosip? Berikut sejumlah caranya:
1. Saat berbincang dengan para penggosip.
Anda dapat menyimpulkan, kata-kata mereka akan membentuk masa depan mereka. Ikap yang negative hanya akan mengakibatkan hasil yang negative: kerja yang tak efektif, suasana bermusuhan serta hubungan yang sehat di tempat kerja.

Cobalah mengusulkan internal training bertema: Bagaimana gossip dapat merusak teamwork dan bagaimana mengatasinya? Jika pembahasan tentang gosip dilakukan secara terbuka, makan orang-orang yang rumpi  akan merasa tidak lagi bebas untuk menyebarkan informasi yang tak berdasar.

2. Konflik terbuka.
Ini merupakan cara yang paling agresif untuk memerangi penggosip dan sekaligus merupakan cara langsung untuk membungkam mulut si penggosip. Penting untuk menegakkan aturan tentang etika perilaku di area kantor., termasuk memecat si penggosip, jika mereka tak bisa menghentikan kebiasaan buruknya.

3. Sarankan untuk mengganti topic pembicaraan.
Jika seseorang mencoba untuk melibatkan diri Anda untuk bergosip ria, cobalah untuk mengalihkan pembicaraannya dengan topic yang yang lebih bermanfaat. Jika terjadi perang gosip, tidak saja penting untuk mengupayakan agar si penggosip berhenti berceloteh, tetapi juga menyarankannya untuk membahas hal-hal yang lebih positif. (MS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *